Sabtu, 09 April 2016

Dermaga

 Dermaga

terlihat dari ujung dermaga
panjang membentang lautan
angin yang bernyanyi menghirup hempasan nafas
siapa dia
bukankah hanya aku yang berdiri disini
kulihat senyum yang sangat indah menghampiriku 

menarik imajinasiku kedalam khayalan yang sudah ada sejak lama
memutar kisah yang telah aku lalui
keindahan, dusta, amarah,kesedihan serta keegoisan
siapakah dia?
hanya tersenyum tak membalikkan pandangannya

apakah itu kau
khayalan yang hanya membawa dusta 
keindahan yang membawa cinta
keegoisan yang membawa tangis
dusta yang membawa kematian

hanya angin yang ingin ku bawa 
tak usah kau berpaling 
ku hanya ingin angin yang menemaniku 
hingga aku tau dermaga ini kukenali khayalan yang semu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar