Dermaga
terlihat dari ujung dermaga
panjang membentang lautan
angin yang bernyanyi menghirup hempasan nafas
siapa dia
bukankah hanya aku yang berdiri disini
kulihat senyum yang sangat indah menghampiriku
menarik imajinasiku kedalam khayalan yang sudah ada sejak lama
memutar kisah yang telah aku lalui
keindahan, dusta, amarah,kesedihan serta keegoisan
siapakah dia?
hanya tersenyum tak membalikkan pandangannya
apakah itu kau
khayalan yang hanya membawa dusta
keindahan yang membawa cinta
keegoisan yang membawa tangis
dusta yang membawa kematian
hanya angin yang ingin ku bawa
tak usah kau berpaling
ku hanya ingin angin yang menemaniku
hingga aku tau dermaga ini kukenali khayalan yang semu